Articles

Kesalahan Fatal Saat Membuat Letter Sign

Kesalahan Fatal Saat Membuat Letter Sign

Kesalahan Membuat Letter Sign – Letter sign menjadi salah satu media signage populer karena tampilannya rapi, modern, dan mampu memperkuat identitas bisnis. Banyak pemilik usaha menggunakan letter sign untuk meningkatkan citra profesional sekaligus mempermudah pelanggan mengenali lokasi usaha. Namun, tidak sedikit yang mengalami kegagalan karena kesalahan membuat letter sign yang sebenarnya bisa dihindari sejak awal.

Kesalahan dalam pembuatan letter sign tidak hanya merugikan secara visual, tetapi juga berdampak pada biaya dan efektivitas promosi. Oleh karena itu, penting memahami berbagai kesalahan fatal yang sering terjadi agar letter sign dapat berfungsi maksimal sesuai tujuan branding.


Apa itu Letter Sign?

Letter sign adalah media signage berupa huruf atau logo yang dipisah satu per satu dan dipasang pada dinding, fasad bangunan, atau papan latar. Umumnya, letter sign memiliki efek tiga dimensi dengan berbagai pilihan material seperti akrilik, stainless steel, atau galvanil.

Letter sign dapat digunakan tanpa pencahayaan atau dikombinasikan dengan lampu LED. Dengan desain yang tepat, letter sign mampu memberikan kesan profesional dan berkelas bagi bisnis.

Namun, keberhasilan letter sign sangat bergantung pada perencanaan dan eksekusi yang tepat.


Kesalahan Fatal Saat Membuat Letter Sign

Sebelum membahas satu per satu, penting disadari bahwa sebagian besar kesalahan membuat letter sign terjadi karena kurangnya perencanaan dan pemahaman teknis. Banyak pemilik bisnis hanya fokus pada tampilan desain tanpa mempertimbangkan faktor jarak pandang, lokasi, dan pemasangan.

Berikut kesalahan-kesalahan fatal yang sebaiknya dihindari agar letter sign benar-benar efektif.


1. Salah Menentukan Ukuran Huruf

Kesalahan paling umum adalah menentukan ukuran huruf yang terlalu kecil. Letter sign yang terlihat bagus dari dekat belum tentu terbaca dari jarak jauh.

Jika pelanggan harus mendekat hanya untuk membaca nama bisnis, fungsi signage sudah tidak optimal. Kesalahan ini sering terjadi pada lokasi pinggir jalan.

Oleh karena itu, ukuran huruf harus disesuaikan dengan jarak pandang utama audiens.


2. Mengabaikan Kontras Warna

Kontras warna antara huruf dan latar sangat menentukan keterbacaan. Warna yang terlalu mirip akan membuat tulisan menyatu dengan background.

Banyak kasus kesalahan membuat letter sign terjadi karena mengejar estetika tanpa mempertimbangkan fungsi visual. Akibatnya, signage sulit dibaca pada kondisi tertentu.

Dengan kontras yang tepat, letter sign akan tetap jelas dalam berbagai kondisi cahaya.


3. Memilih Font yang Sulit Dibaca

Font dekoratif memang terlihat unik, tetapi tidak selalu cocok untuk signage. Huruf dengan banyak ornamen menyulitkan mata menangkap informasi dengan cepat.

Letter sign seharusnya mudah dibaca dalam hitungan detik. Oleh karena itu, font sederhana dan tegas lebih disarankan.

Kesalahan pemilihan font sering membuat signage terlihat menarik, namun tidak efektif.


4. Tidak Memperhitungkan Pencahayaan

Banyak pemilik usaha lupa mempertimbangkan kondisi pencahayaan malam hari. Letter sign tanpa lampu bisa kehilangan visibilitas setelah matahari terbenam.

Selain itu, pencahayaan yang terlalu terang juga dapat menimbulkan silau. Keduanya sama-sama mengganggu keterbacaan.

Karena itu, perencanaan pencahayaan harus masuk dalam tahap desain awal.


5. Salah Memilih Material Letter Sign

Setiap lokasi membutuhkan material berbeda. Letter sign outdoor memerlukan bahan yang tahan cuaca, sementara indoor lebih fleksibel.

Kesalahan memilih material dapat menyebabkan huruf cepat kusam, berkarat, atau rusak. Hal ini tentu merugikan dari sisi biaya.

Dengan material yang tepat, letter sign akan lebih awet dan tetap terlihat profesional.


6. Jarak Antar Huruf Tidak Proporsional

Kerning atau jarak antar huruf sering diabaikan. Huruf yang terlalu rapat atau terlalu berjauhan akan mengganggu keterbacaan.

Kesalahan kecil ini sering terlihat sepele, tetapi sangat memengaruhi tampilan keseluruhan. Letter sign bisa terlihat berantakan meskipun desainnya bagus.

Pengaturan jarak huruf yang tepat membuat signage tampak rapi dan profesional.


7. Salah Menentukan Lokasi dan Posisi Pemasangan

Letter sign yang bagus akan sia-sia jika dipasang di lokasi yang kurang tepat. Posisi terlalu tinggi, terlalu rendah, atau terhalang objek lain akan mengurangi visibilitas.

Beberapa kesalahan membuat letter sign terjadi karena tidak melakukan survei lokasi sebelum pemasangan. Akibatnya, signage tidak terlihat optimal.

Lokasi pemasangan harus disesuaikan dengan sudut pandang utama pelanggan.


8. Tidak Menggunakan Jasa Profesional

Banyak pemilik usaha mencoba menekan biaya dengan menggunakan jasa nonprofesional. Padahal, kesalahan desain dan pemasangan bisa berujung biaya tambahan.

Letter sign membutuhkan ketelitian tinggi sejak desain hingga pemasangan. Tanpa pengalaman, risiko kesalahan meningkat.

Menggunakan jasa profesional membantu meminimalkan kesalahan dan memastikan hasil yang optimal.


9. Tidak Menyesuaikan Letter Sign dengan Karakter Brand

Salah satu kesalahan membuat letter sign yang sering terjadi adalah tidak menyesuaikan desain dengan karakter brand. Banyak bisnis meniru desain kompetitor tanpa mempertimbangkan identitas sendiri.

Akibatnya, letter sign terlihat bagus tetapi tidak merepresentasikan nilai dan kepribadian brand. Kondisi ini membuat brand sulit dibedakan dari usaha lain di sekitarnya.

Agar lebih efektif, desain letter sign harus mencerminkan karakter brand, mulai dari pemilihan font, warna, hingga finishing akhir. Dengan penyesuaian yang tepat, signage akan lebih bermakna dan mudah diingat.


FAQ tentang Kesalahan Membuat Letter Sign

Apa kesalahan paling fatal dalam membuat letter sign?

Ukuran huruf yang terlalu kecil dan sulit dibaca dari jarak jauh.

Apakah font dekoratif selalu salah untuk letter sign?

Tidak selalu, tetapi harus digunakan secara hati-hati dan sesuai konteks.

Apakah letter sign tanpa lampu masih efektif?

Tergantung lokasi dan kondisi cahaya. Untuk area minim cahaya, pencahayaan sangat disarankan.

Bagaimana cara menghindari kesalahan membuat letter sign?

Dengan perencanaan matang, survei lokasi, dan menggunakan vendor berpengalaman.


Kesimpulan

Berbagai kesalahan membuat letter sign dapat menurunkan efektivitas signage dan merugikan bisnis secara jangka panjang. Dengan menghindari kesalahan ukuran, warna, font, material, dan pemasangan, letter sign dapat tampil maksimal sebagai identitas visual bisnis.

Ingin membuat letter sign yang tepat, rapi, dan efektif sejak awal?
Bentang Advertising siap membantu mulai dari konsultasi desain, pemilihan material, hingga pemasangan profesional.

Alamat: Jalan AMD X No.32 Rt.001 Rw.009, Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Indonesia
WhatsApp: +62 819 196 888 11
Email: bentangadvertising@gmail.com

Konsultasikan sekarang dan hindari kesalahan fatal dalam membuat letter sign.

Kami juga menyediakan jasa pembuatan huruf timbul | neon box | neon sign | papan nama | polesign.