Articles

Neon Sign Menggunakan Bahan Apa Saja?

Neon sign menggunakan bahan apa saja?

Neon sign dikenal sebagai media visual yang kuat dan mudah menarik perhatian. Namun, di balik tampilannya yang terang dan mencolok, banyak orang belum benar-benar memahami bahan apa saja yang digunakan untuk membuat neon sign.

Pemahaman soal bahan sangat penting karena akan memengaruhi tampilan, ketahanan, keamanan, hingga biaya produksi. Neon sign yang terlihat mirip dari luar bisa memiliki kualitas yang sangat berbeda, tergantung material yang digunakan di dalamnya.

Neon Sign Menggunakan Bahan Apa Saja?

Sebelum memilih atau memesan neon sign, memahami bahan penyusunnya akan membantu menentukan spesifikasi yang tepat. Neon sign bukan hanya soal lampu, tetapi gabungan dari beberapa komponen yang saling berkaitan.

Dengan mengetahui fungsi masing-masing bahan, keputusan yang diambil bisa lebih realistis dan sesuai kebutuhan penggunaan, baik untuk indoor maupun outdoor.

Sumber Cahaya: Neon LED dan Neon Kaca

Bahan utama yang paling dikenal dari neon sign adalah sumber cahayanya. Saat ini, ada dua jenis utama yang umum digunakan.

Neon LED menggunakan selang LED fleksibel yang dibungkus silikon atau PVC. Di dalamnya terdapat chip LED yang menyala ketika dialiri listrik. Jenis ini paling banyak digunakan karena lebih ringan, aman, dan fleksibel untuk berbagai desain.

Neon kaca menggunakan tabung kaca yang dibentuk manual lalu diisi gas tertentu. Saat dialiri listrik, gas akan memancarkan cahaya khas neon. Neon kaca memiliki karakter visual klasik, tetapi lebih sensitif dan membutuhkan penanganan khusus.

Selang Silikon atau PVC sebagai Pelindung LED

Pada neon LED, selang silikon atau PVC berfungsi sebagai pelindung utama. Bahan ini membungkus chip LED dan membentuk tampilan seperti neon klasik.

Silikon berkualitas tinggi lebih lentur, tahan panas, dan tidak mudah menguning. PVC biasanya lebih terjangkau, tetapi kualitasnya bisa berbeda tergantung spesifikasi.

Pemilihan bahan pelindung ini berpengaruh besar pada umur pakai dan kestabilan cahaya neon sign.

Tabung Kaca pada Neon Kaca

Untuk neon kaca, tabung kaca adalah elemen utama. Kaca dipanaskan dan dibentuk mengikuti desain huruf atau logo secara manual.

Jenis kaca yang digunakan harus tahan panas dan tekanan. Proses pembentukan membutuhkan keahlian khusus karena kesalahan kecil bisa membuat tabung retak atau pecah.

Karena sifatnya rapuh, neon kaca membutuhkan rangka dan pemasangan yang lebih hati-hati.

Gas Neon dan Argon

Neon kaca tidak akan menyala tanpa gas. Gas neon biasanya menghasilkan warna merah-oranye, sementara warna lain dihasilkan dari gas argon atau campuran gas dengan lapisan fosfor.

Jenis gas memengaruhi warna, tingkat terang, dan karakter cahaya. Inilah alasan neon kaca memiliki efek glow yang khas dan sulit ditiru sepenuhnya oleh LED.

Namun, penggunaan gas juga membuat perawatan neon kaca lebih kompleks.

Backing atau Media Dasar Neon Sign

Setiap neon sign membutuhkan media dasar sebagai tempat menempelkan huruf atau jalur neon. Backing berfungsi sebagai struktur utama sekaligus penentu kerapian tampilan.

Akrilik adalah bahan backing yang paling umum digunakan. Ringan, rapi, dan cocok untuk indoor maupun outdoor.

Selain akrilik, ada juga PVC board, ACP, kayu, atau logam. Pemilihan bahan ini disesuaikan dengan konsep desain dan lokasi pemasangan.

Rangka dan Struktur Penyangga

Untuk neon sign berukuran besar atau outdoor, rangka menjadi komponen penting. Rangka biasanya terbuat dari besi galvanis, aluminium, atau stainless.

Rangka berfungsi menopang berat neon sign sekaligus menjaga kestabilan saat terkena angin atau getaran. Bahan rangka yang kurang tepat bisa menyebabkan neon sign cepat rusak atau membahayakan.

Kualitas rangka sering tidak terlihat, tetapi sangat menentukan ketahanan jangka panjang.

Sistem Kelistrikan dan Kabel

Neon sign membutuhkan sistem kelistrikan yang aman dan stabil. Kabel menjadi penghubung antara sumber listrik, power supply, dan neon itu sendiri.

Kabel berkualitas rendah bisa menyebabkan panas berlebih atau penurunan performa cahaya. Untuk outdoor, kabel harus memiliki pelindung tambahan agar tahan air dan cuaca.

Penataan kabel yang rapi juga berpengaruh pada tampilan akhir neon sign.

Power Supply dan Driver LED

Power supply berfungsi mengubah arus listrik agar sesuai dengan kebutuhan neon LED. Setiap neon sign membutuhkan power supply dengan kapasitas yang tepat.

Power supply berkualitas lebih mahal, tetapi memberikan cahaya yang stabil dan umur pakai lebih panjang. Power supply yang dipaksakan sering menjadi penyebab neon sign cepat rusak.

Pada neon kaca, digunakan trafo tegangan tinggi yang juga membutuhkan spesifikasi khusus.

Lem dan Perekat Khusus

Perekat digunakan untuk menempelkan neon ke backing atau rangka. Lem yang digunakan harus kuat, tahan panas, dan tidak mudah mengeras atau retak.

Penggunaan lem yang tidak sesuai bisa membuat neon lepas atau bergeser seiring waktu. Untuk outdoor, perekat harus tahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan.

Meskipun terlihat sepele, bahan ini berperan penting pada kerapian dan keamanan.

Finishing dan Pelindung Tambahan

Finishing meliputi proses akhir seperti penutup kabel, pelindung sambungan, dan perapian tepi backing. Pada neon outdoor, sering ditambahkan sealant atau pelindung air.

Finishing yang baik membuat neon sign terlihat profesional dan lebih awet. Finishing yang asal sering menjadi sumber masalah setelah pemasangan.

Tahap ini juga menentukan kesan rapi dari dekat maupun jauh.

Perbedaan Bahan Indoor dan Outdoor

Neon sign indoor dan outdoor sering menggunakan bahan yang berbeda. Untuk outdoor, hampir semua komponen membutuhkan spesifikasi tambahan agar tahan cuaca.

Silikon pelindung, kabel, rangka, hingga power supply harus dirancang khusus. Inilah alasan neon sign outdoor umumnya lebih mahal dibanding indoor.

Memaksakan bahan indoor untuk outdoor sering berujung pada kerusakan dini.

Pengaruh Bahan terhadap Harga Neon Sign

Semakin berkualitas bahan yang digunakan, semakin tinggi pula biaya produksinya. Namun, biaya ini biasanya sebanding dengan ketahanan dan stabilitas neon sign.

Neon sign murah sering menggunakan bahan standar atau campuran yang menurunkan umur pakai. Dalam jangka panjang, biaya perbaikan justru bisa lebih besar.

Karena itu, pemilihan bahan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan, bukan hanya harga awal.

Kesimpulan

Neon sign tersusun dari berbagai bahan yang saling berkaitan, mulai dari sumber cahaya, pelindung, backing, rangka, hingga sistem kelistrikan. Setiap bahan memiliki fungsi penting yang memengaruhi tampilan, keamanan, dan ketahanan neon sign.

Bentang Advertising siap membantu menghadirkan neon sign dengan pemilihan bahan yang tepat sesuai kebutuhan. Mulai dari konsultasi desain, penentuan spesifikasi material, hingga proses produksi dan pemasangan, semuanya dikerjakan secara profesional agar neon sign tampil rapi, terang, dan tahan lama untuk penggunaan indoor maupun outdoor.

FAQ

Q: Neon sign lebih bagus pakai LED atau kaca?
A: Tergantung kebutuhan. LED lebih praktis dan aman, kaca unggul di karakter visual klasik.

Q: Semua neon sign pakai akrilik?
A: Tidak selalu, tapi akrilik paling umum karena ringan dan rapi.

Q: Neon outdoor butuh bahan khusus?
A: Iya, hampir semua komponennya harus tahan cuaca.

Q: Bahan murah aman dipakai lama?
A: Bisa, tapi biasanya umur pakainya lebih pendek.

Q: Bisa konsultasi bahan sebelum produksi?
A: Justru itu yang disarankan supaya hasilnya sesuai kebutuhan.