Articles

Totem Sign vs Shop Sign untuk Usaha Retail

Totem Sign vs Shop Sign untuk Usaha Retail

Totem Sign vs Shop Sign – Dalam dunia usaha retail, signage memiliki peran besar dalam menarik perhatian dan memudahkan konsumen menemukan lokasi toko. Dua jenis signage yang paling sering dibandingkan adalah totem sign dan shop sign. Meskipun sama-sama berfungsi sebagai penanda usaha, efektivitas keduanya bisa sangat berbeda tergantung lokasi dan konsep bisnis.

Oleh karena itu, memahami perbedaan totem sign vs shop sign menjadi langkah penting sebelum menentukan media signage yang tepat. Dengan pilihan yang sesuai, usaha retail dapat meningkatkan visibilitas sekaligus mendukung penjualan secara optimal.


Apa itu Totem Sign?

Totem sign adalah signage vertikal yang berdiri sendiri dan biasanya dipasang di area luar bangunan, seperti tepi jalan, pintu masuk kawasan, atau area parkir. Bentuknya yang tinggi membuat totem sign mudah terlihat dari jarak jauh, terutama oleh pengendara kendaraan.

Dalam konteks retail, totem sign sering berfungsi sebagai penunjuk lokasi utama. Signage ini membantu konsumen mengetahui keberadaan toko bahkan sebelum mereka mendekati area usaha.


Apa itu Shop Sign?

Shop sign adalah papan nama atau signage yang dipasang langsung pada fasad atau bagian depan toko. Shop sign biasanya sejajar dengan bangunan dan terlihat jelas oleh pengunjung yang sudah berada di sekitar lokasi.

Untuk usaha retail, shop sign berfungsi sebagai identitas toko sekaligus penanda yang meyakinkan konsumen bahwa mereka berada di lokasi yang tepat. Desain shop sign sangat berpengaruh terhadap kesan pertama pelanggan.


Totem Sign vs Shop Sign: Perbandingan untuk Usaha Retail

Sebelum menilai efektivitas masing-masing signage, penting dipahami bahwa totem sign dan shop sign memiliki peran yang berbeda dalam perjalanan konsumen menuju toko. Keduanya tidak selalu saling menggantikan, melainkan sering kali bekerja pada tahap yang berbeda dalam proses pengenalan lokasi dan keputusan berkunjung.

Oleh karena itu, perbandingan berikut akan membantu melihat bagaimana totem sign vs shop sign berfungsi dari berbagai sudut pandang penting bagi usaha retail, mulai dari visibilitas hingga kontribusinya terhadap penjualan. Dengan pemahaman ini, pemilik usaha dapat menentukan signage yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokasi.


1. Dari Segi Visibilitas Jarak Jauh

Totem sign unggul dalam visibilitas jarak jauh. Tingginya membuat signage mudah terlihat dari jalan utama atau area ramai.

Sebaliknya, shop sign lebih optimal untuk jarak dekat. Signage ini bekerja efektif ketika konsumen sudah berada di depan toko.

Jika toko berada jauh dari jalan utama, totem sign biasanya lebih efektif sebagai penunjuk awal.


2. Dari Segi Daya Tarik Konsumen Retail

Dalam usaha retail, menarik perhatian cepat sangat penting. Totem sign membantu menarik perhatian calon pelanggan yang masih melintas.

Shop sign berperan saat konsumen sudah mendekat. Desain yang menarik dapat mendorong keputusan masuk ke toko.

Keduanya saling melengkapi dalam menarik konsumen.


3. Dari Segi Fungsi Navigasi

Totem sign berfungsi kuat sebagai alat navigasi. Konsumen dapat mengetahui lokasi toko tanpa harus berhenti atau bertanya.

Shop sign lebih berfungsi sebagai konfirmasi lokasi. Signage ini memastikan konsumen sudah sampai di tempat yang benar.

Untuk retail di area luas, totem sign memberikan nilai tambah signifikan.


4. Dari Segi Branding dan Identitas Visual

Shop sign lebih dominan dalam menampilkan identitas brand. Desain, warna, dan font langsung terlihat di fasad toko.

Totem sign biasanya menampilkan identitas secara lebih sederhana dan fokus pada keterbacaan.

Dalam branding jangka panjang, shop sign sering menjadi wajah utama toko.


5. Dari Segi Biaya Produksi dan Pemasangan

Totem sign umumnya membutuhkan biaya lebih besar karena struktur, pondasi, dan perizinan. Proses pemasangan juga lebih kompleks.

Shop sign memiliki biaya yang relatif lebih terjangkau dan pemasangan lebih praktis.

Untuk usaha retail kecil, shop sign sering menjadi pilihan awal yang lebih ekonomis.


6. Dari Segi Kesesuaian Lokasi

Totem sign cocok untuk retail yang berada di area luas, pinggir jalan besar, atau kawasan komersial.

Shop sign lebih cocok untuk pertokoan, ruko, mall, atau area dengan arus pengunjung tinggi.

Pemilihan signage harus menyesuaikan kondisi lokasi usaha.


7. Dari Segi Fleksibilitas dan Perubahan Desain

Shop sign lebih fleksibel jika terjadi perubahan branding. Penggantian desain dapat dilakukan tanpa membongkar struktur besar.

Totem sign bersifat lebih permanen. Perubahan desain biasanya membutuhkan biaya dan waktu tambahan.

Untuk usaha retail yang sering promosi atau rebranding, shop sign lebih praktis.


8. Dari Segi Efektivitas untuk Penjualan Retail

Totem sign membantu mendatangkan konsumen dengan meningkatkan awareness lokasi. Shop sign membantu mengonversi pengunjung menjadi pembeli.

Jika hanya menggunakan satu jenis, efektivitas bisa terbatas. Banyak usaha retail memilih menggunakan keduanya secara bersamaan.

Dengan kombinasi tepat, hasil penjualan dapat lebih optimal.


Jadi, Mana yang Lebih Tepat untuk Usaha Retail?

Dalam perbandingan totem sign vs shop sign, tidak ada yang mutlak lebih baik. Pilihan tergantung pada lokasi, anggaran, dan target konsumen.

  • Totem sign lebih efektif sebagai penunjuk jarak jauh dan menarik perhatian dari luar area toko.

  • Shop sign lebih efektif sebagai identitas utama dan penguat keputusan konsumen saat berada di depan toko.

Bagi banyak usaha retail, mengombinasikan totem sign dan shop sign justru menjadi strategi signage paling efektif.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah usaha retail kecil membutuhkan totem sign?

Tidak selalu. Shop sign sering sudah cukup jika lokasi mudah terlihat.

Apakah shop sign bisa menggantikan fungsi totem sign?

Tidak sepenuhnya, terutama untuk toko yang jauh dari jalan utama.

Apakah kombinasi keduanya mahal?

Biaya dapat disesuaikan dengan ukuran dan desain yang dibutuhkan.

Mana yang lebih penting untuk branding?

Shop sign umumnya lebih kuat untuk branding visual.


Kesimpulan

Memahami perbedaan totem sign vs shop sign membantu usaha retail memilih signage yang paling efektif. Dengan penempatan dan desain yang tepat, signage dapat meningkatkan visibilitas, menarik konsumen, dan mendukung penjualan.

Ingin menentukan signage terbaik untuk usaha retail Anda?
Bentang Advertising siap membantu mulai dari survei lokasi hingga pembuatan totem sign dan shop sign yang tepat guna.

Alamat: Jalan AMD X No.32 Rt.001 Rw.009, Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Banten, Indonesia
WhatsApp: +62 819 196 888 11
Email: bentangadvertising@gmail.com

Konsultasikan sekarang dan optimalkan signage untuk meningkatkan performa usaha retail Anda.

Kami juga menyediakan jasa pembuatan huruf timbul | neon box | neon sign | papan nama | polesign.